Postingan

Yang Merah Dan Yang Hijau: Perspektif Kiri Dalam Memahami Ekologi

(1) Yang Merah dan yang Hijau: Perspektif Kiri dalam Memahami Ekologi (1) Oleh: Katherine Yih (2) Penerjemah: Daniel Indrakusuma Gerakan pro lingkungan di AS, menurut perkiraan Murray Bookchin’s, “bisa jadi merupakan salah satu gerakan paling radikal dalam kurun waktu mulai dari tahun enam puluhan hingga sekarang.” Perspektif ekologi radikal, yang meliputi antara lain ekologi mendalam, ekologi sosial, bioregionalisme, ekofeminisme, maupun pandangan-pandangan Marxis, semuanya mengandung beberapa kritik mendasar atas tatanan politik/ekonomi/sosial yang berkembang di dunia, yang karena itu membedakannya dari environmentalisme arus-utama (terkemuka). Namun, sekalipun tanpa para environmentalis arus-utama (terkemuka), apakah “gerakan” tersebut--yang lebih merupakan pencampuradukan organisasi-organisasi yang terbangun oleh beragam idelogi dan menerapkan strategi yang jauh saling berbeda--benar-benar memiliki kemauan atau kemampuan untuk mewujudkan perubahan struktural yang dibutuhkan guna me...

PARODI KEPEMIMPINAN : Bagaimana Demokrasi Tanpa Ilmu Pengetahuan?

Gambar
PARODI KEPEMIMPINAN: Bagaimana Demokrasi Tanpa Ilmu Pengetahuan?  Oleh :  Ahmad Zafran Gil Ang Monoarfa Demokrasi atau kerakyatan adalah bentuk pemerintahan, yang di didasarkan pada keputusan penting melalui kesepakatan mayoritas yang diberikan secara bebas dari rakyat. Demokrasi atau kerakyatan adalah bentuk pemerintahan di mana semua warga negaranya memiliki hak yang sama untuk pengambilan keputusan dengan harapan dapat mengubah hidup mereka. Demokrasi mengizinkan warga negara ikut serta—baik secara langsung atau melalui perwakilan—dalam perumusan, pengembangan, dan pembuatan hukum. Demokrasi mencakup kondisi sosial, ekonomi, adat dan budaya yang memungkinkan adanya praktik kebebasan politik secara bebas dan setara. Demokrasi juga merupakan seperangkat gagasan dan prinsip tentang kebebasan beserta praktik dan prosedurnya. Kata ini berasal dari bahasa Yunani Kuno δημοκρατία (dēmokratía) "kekuasaan rakyat", yang terbentuk dari δῆμος (dêmos) "rakyat" dan κράτος (krat...

Cerita ku

Gambar
Kali ini saya mencoba membuat blog. ternyata tidak susah susah amat. mudah banget. cukup masuk ke blogger.com. lalu buat akun/daftar masukkan gmail selesai deh. muh irfan hidayat 1822039

Krisis Reformisme dan Kembalinya Kaum Pekerja ke Jalan Sosialisme Sejati

Gambar
Oleh : Munawar Setiadi Pasca keruntuhan Uni Soviet dan blok timur di tahun 1991, nada gerakan politik kelas buruh dirubah dari nada yang berbunya gulingkan sistem menjadi perbaiki sistem. Ini adalah tanda “kematian” Komunisme dan Marxisme, ujar para reformis liberal dan kejayaan demokrasi dan politik tengah. Politik “tengah” adalah pengakuan bahwa revolusi sudah tidak lagi agenda yang relevan. Yang relevan adalah bagaimana mengendarai sistem kapitalisme sekarang dan memperbaikinya. Hanya saja setelah 20 tahun, kematian yang kita sedang temui adalah kematian reformisme dan sistem yang mereka pertahankan. Pemimpin mereka gagal untuk memberi apa yang dijanjikan pada kelas buruh. Kepengecutan, sikap pengkhianat dan penipuan mereka telah terbeber luas dan membuka lubang besar untuk kejatuhan mereka.  Kebangkitan reformisme Tidak dapat dibantah lagi, bahwa bapak Sosialisme kelas buruh dan rakyat tertindas adalah Karl Marx dan Friedrich Engels. Mereka telah meletakkan dasar ba...

SOEKARNOISME DI MATA LENINIS

Gambar
OLEH : MUNAWAR SETIADI Tentu tidak bisa disangkal lagi, ketika Soekarno telah digulingkan oleh Soeharto beserta dukungan Amerika di belakangnya ada usaha usaha tersembunyi dari mereka untuk mendistrosi Soekarno menjadi sekedar tokoh sovinis yang ingin memerdekakan bangsa,berdikari dll bahkan anti komunis. Bagi mereka yang sudah memperlajari Soekarno, kita akan mengetahui bahwa dia telah dalam beberapa tulisannya mengaku dirinya “Sosialis” dan “Marxis” . Ini tentunya menarik perhatian para reformis kita, baik PRD atau mereka yang mengidamkan “Sosialisme ala Indonesia” atau kembalinya PDIP pada jalan Soekarnois yang benar.  Untuk menggambarkan Soekarno hanya pada esensi progresifnya adalah sebuah cara pandang  sebelah mata yang sangat berbahaya dan menipu. Karena ini mengabaikan analisa kelasnya bahwa Soekarno secara keseluruhan memiliki watak mental borjuis kecil yang inheren. Ini nampak tidak hanya dalam teorinya namun juga dalam sejarah riwayat perjuangannya. Kare...

BELARUSIA MEMILIH LUKASHENKO DITENGAH UPAYA DESTABILISASI

Gambar
Belarus, bekas republik Soviet di timur laut Eropa telah mengadakan pemilihan presiden pada hari Minggu 9 Agustus di mana petahana Alexander Lukashenko terpilih kembali dengan 80,08 persen suara. Sementara saingannya, Svetlana Tikhanovskaya, yakni istri seorang blogger oposisi terkemuka, memperoleh 10,09 persen suara. Setelah terlaksananya pemilu, yang disebut Lukashenko sebagai "yang paling sulit" dalam sebuah wawancara dengan BelTA, protes dengan kekerasan meletus di beberapa kota, termasuk Minsk, ibu kota. Protes ini dikecam oleh kedua kandidat utama. Dalam video yang dirilis di media sosialnya pada hari Selasa 11 Agustus, Tikhanovskaya berterima kasih kepada mereka yang berpartisipasi dalam pemilihan dan meminta para pendukungnya untuk tidak ikut serta dalam protes. “Saya mendorong Anda untuk berhati-hati dan menghormati hukum,” kata Tikhanovskaya dalam videonya. “Saya tidak ingin darah dan kekerasan. Saya meminta Anda untuk tidak menghadapi polisi dan tidak t...

Belajar dari klas pekerja : Perjuangan Ideologis yang konsisten akan menciptakan perubahan!

Gambar
Afrika Selatan ---Dua orang kawan mengunjungi kawan Fezile di Motherwell, yang mana pada beberapa minggu yang lalu kawan-kawan disana mengadakan suatu aksi. Percakapan kami dengan kawan-kawan pekerja setempat turut membantu kami memahami  proses yang memengaruhi pembangunan partai. Dalam kesempatan itu, Kawan Fezile mengajak teman dan rekan sekerjanya untuk bergabung bersama kami ke tempat kerja mereka guna mendistribusikan surat kabar Red Flag. Kemudian kami berdiskusi panjang tentang perjuangan untuk Komunisme dengan mereka semua. Kami memperkenalkan diri sebagai ICWP* yang memperjuangkan kepentingan kelas pekerja. Sebagian besar pekerja tertarik dengan topik yang kami sampaikan. Semenjak aksi beberapa minggu lalu, para pekerja di tempat itu mengalami masalah dengan pihak manajemen bahkan sukar untuk bekerja kembali. Beberapa pekerja berpikir kedatangan kami adalah sebagai bagian dari serikat pekerja yang hendak membantu mengakhiri perselisihan pekerja dengan pihak bo...